Musim Kemarau, Kok Surabaya Masih Turun Hujan Sampai Banjir...?, Ternyata Ini Sebabnya - Bengkel Cargo Lift

088210361307 - Kami Melayani Jasa Pembuatan, Perbaikan,Pengadaan dan Perawatan Cargo Lift Sederhana Anda Untuk Daerah : surabaya,sidoarjo,gresik,tuban,pasuruan,mojokerto,ponorogo,kediri,jombang,tulungagung,beji,blitar,bali,malang,probolinggo,tegal,sragen,semarang,solo,Aceh, Bali, Banten, Bengkulu, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan dan kota kota lainya yang di indonesia


Entri yang Diunggulkan

MeTode Pembayaran Dari Bank kesayangan anda










Metode Pembayaran sah dari bank kesayangan anda
Bank Lainya Ke Permata via ATM
  1. masukan kartu atm dan pin
  2. pilih menu Transaksi lainya.>Tranfer > ke bank lain
  3. masukan ke 013(kode bank permata) sebagai kode bank
  4. masukan 8528081216587654 sebagai rekening tujuan
  5. masukan jumlah top up yang dibayarkan
  6. pilih sumber pembayaran
  7. konfirmasi pembayaran anda
Bank Central Asia via ATM
  1. masukan kartu atm dan pin
  2. pilih menu Transaksi lainya.>Tranfer > ke rekening bca virtual account
  3. masukan 3901081216587654 sebagai rekening tujuan
  4. masukan jumlah top up yang dibayarkan
  5. Ikuti intruksi untuk menyelesaikan transaksi
Bank Rakyat Indonesia Via ATM
  1. masukan kartu atm dan pin
  2. pilih menu Transaksi lainya.>Pembayaran > lainya > Briva
  3. masukan 88810081216587654 sebagai nomer briva kemudian tekan "benar"
  4. masukan jumlah top up yang dibayarkan
  5. apabila nomer virtual account benar ,informasikan transaksi akan di tampilkan.jumlah pembayaran harus sama dengan jumlah tagihan yang harus dibayar,konfirmasi transaksi dengan menekan "Ya"
BNI via Atm
  1. masukan kartu atm dan pin
  2. pilih menu Menu lainya.>Tranfer > dari rekening tabungan > virtual account billing
  3. masukan ke 013(kode bank permata) sebagai kode bank
  4. masukan 8810081216587654
  5. konfirmasi transaksi anda

Musim Kemarau, Kok Surabaya Masih Turun Hujan Sampai Banjir...?, Ternyata Ini Sebabnya


Musim Kemarau, Kok Surabaya Masih Turun Hujan Sampai Banjir...?, Ternyata Ini Sebabnya

News Bengkel Cargo Lift - Pada Bulan Agustus ini, seharusnya  Kota Surabaya sudah memasuki puncak dari Musim Kemarau. Namun beberapa hari belakangan ini, suhu udara malah terbilang turun, sehingga saat pagi hari terasa mbediding. Sesekali bahkan hujan juga mengucur dari langit dengan intensitas rendah hingga lebat. Meskipun terkadang tidak merata. 

Seperti yang terjadi pada Hari Selasa (11/08/2020) kemarin, hujan dengan intensitas rendah hingga tinggi mengguyur Kota Surabaya. Hujan dengan intensitas rendah awalnya terjadi pada pagi hari. Kemudian pada malam hari, hujan juga kembali turun dengan intensitas sedang dan tinggi. Pada Selasa malam  tersebut, curah hujan terbilang cukup merata turun disemua kawasan Kota Surabaya.

Hujan yang mulai turun pada pukul 19.00wib ini rupanya membuat beberapa kawasan di Kota Surabaya ini mengalami banjir. Dari laman Facebook E100, beberapa kawasan yang tadi malam tergenang oleh banjir adalah Jalan di depan RSI Wonokromo, Kawasan Simo Gunung, Simo Mulyo, Darmo Satelite, Jalan Ciliwung, Kawasan Ngagel, Manukan Wetan, Wiyung dan beberapa kawasan lainnya. 

Banjir cukup parah terjadi di Jalan Ciliwung yang sempat membuat kendaraan mogok, sehingga harus di dorong. Ketinggian dari banjir ini bervariasi mulai dari mata kaki hingga separuh ban mobil. Hujan yang mengguyur Kota Surabaya ini baru benar-benar berhenti saat wakti menunjukkan pukul 22.00wib.

Hujan deras yang sampai mengakibatkan banjir ini sangat tidak diduga oleh warga Kota Surabaya. Hal ini dikarenakan pada Bulan Agustus, Kota Surabaya harusnya telah memasuki musim kemarau. Bahkan saat ini harusnya adalah puncak dari musim kemarau. 

Namun mengapa masih bisa terjadi hujan, meskipun pada Musim Kemarau..?. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada tahun 2020 ini Indonesia memasuki musim kemarau yang lebih basah daripada tahun kemarin (2019). Hal inilah yang mengakibatkan hujan masih akan sering turun pada musim kemarau ini.

Herizal, selaku Deputi Bidang Klimatologi BMKG, memaparkan bahwa fenomena hujan di musim kemarau ini dipicu oleh adanya El Nino dan Dipole mode yang berada dalam keadaan netral. Kondisi ini diprediksi masih akan terjadi lagi hingga pada akhir tahun nanti. Pada akhir tahun nanti akan muncul La Nina yang akan membawa potensi curah hujan lebih tinggi lagi.

Jadi hujan di musim kemarau adalah hal yang sangat wajar, namun juga perlu diantisipasi oleh masyarakat juga. Meskipun musim kemarau, kebersihan lingkungan juga harus tetap dijaga dan dikontrol dengan baik. Hindarkan sumbatan sampah di saluran air, agar tidak terjadi banjir saat hujan sewaktu-waktu akan turun. (yyan) 

Pesan Sponsor